Mungkin Ayah dan Bunda terkejut saat dokter gigi mengatakan bahwa anaknya yang masih di SMA, SMP bahkan SD harus menjalani Perawatan Saluran Akar (PSA) atau bahkan dipasangkan Crown (Mahkota Gigi). Bukankah perawatan tersebut biasanya untuk orang dewasa?
Faktanya, saat ini semakin banyak pasien anak di bawah usia 15 tahun yang datang ke Andini Dental dengan kondisi kerusakan gigi yang sudah mencapai saraf. Mengapa hal ini bisa terjadi dan apa solusinya?
Mengapa PSA Dibutuhkan di Usia Muda?
PSA dilakukan ketika lubang gigi (karies) sudah sangat dalam hingga menembus kamar pulpa, tempat di mana saraf dan pembuluh darah berada. Pada anak-anak, lapisan email gigi cenderung lebih tipis dibandingkan orang dewasa, sehingga:
- Lubang kecil cepat membesar: Kerusakan yang awalnya hanya titik hitam bisa mencapai saraf hanya dalam hitungan bulan.
- Rasa sakit yang hebat: Infeksi saraf menyebabkan nyeri berdenyut yang mengganggu aktivitas belajar dan tidur anak.
- Mencegah pencabutan dini: PSA dilakukan agar gigi asli anak tetap bisa dipertahankan dan tidak perlu dicabut, sehingga struktur rahang tetap terjaga.
Mengapa Harus Menggunakan Crown (Mahkota Gigi)?
Banyak orang tua bertanya, “Kenapa tidak ditambal biasa saja?”. Setelah gigi menjalani PSA, gigi tersebut menjadi lebih rapuh karena kehilangan suplai nutrisi alami. Terlebih jika struktur gigi asli sudah hilang lebih dari 50%, tambalan biasa tidak akan cukup kuat menahan beban kunyah. Crown berfungsi sebagai pelindung total agar gigi tidak pecah di kemudian hari.
Faktor Penyebab Utama
Ada beberapa alasan mengapa tren kerusakan gigi parah ini meningkat pada usia di bawah 15 tahun:
- Makanan Tinggi Gula (Cariogenic): Konsumsi minuman kemasan, boba, dan camilan manis yang lengket tanpa dibersihkan segera.
- Kebiasaan Sikat Gigi yang Kurang Tepat: Banyak anak menyikat gigi sendiri tanpa pengawasan, sehingga area gigi geraham belakang sering terlewatkan. Bahkan ada anak-anak yang sering lupa untuk menyikat giginya sama sekali, penting bagi orang tua untuk memperhatikan kebersihan gigi anak secara periodik.
- Laju Pertumbuhan Gigi Permanen: Gigi geraham pertama permanen tumbuh di usia 6-7 tahun. Seringkali orang tua mengira itu masih gigi susu, sehingga kerusakannya dibiarkan sampai parah.
Pesan untuk Ayah & Bunda
Mendapati anak harus menjalani PSA memang mengkhawatirkan, namun langkah ini adalah investasi agar anak tidak kehilangan gigi permanennya terlalu dini. Kehilangan gigi di usia muda dapat menyebabkan gigi lainnya bergeser dan merusak estetika wajah di masa depan.
Apakah Anda menyadari ada titik hitam di gigi geraham si kecil? Jangan tunggu sampai sakit! Segera konsultasikan dengan dokter gigi kami di Andini Dental.







